Contoh soal dan pembahasan SKD (Logika Posisi, Himpunan dan peluang,) part 3

 Soal dan Pembahasan SKD CPNS dan DIKDIN

Contoh soal dan pembahasan SKD (Logika Posisi, Himpunan dan peluang,) part 3

Soal 

       LOGIKA POSISI
  • Dalam suatu wawancara tes CPNS ada enam kandidat yang harus maju secara berurutan, yaitu Andra, Bachtiar, Cika, David, Edis dan Fikri. Mereka maju bergantian dengan urutan:
    -. 
    David harus maju pertama atau terakhir
    -. Bachtiar harus maju setelah fitri
    -. Edis maju tepat sebelum atau sesudah David
    -. Andra maju setelah Cika

  1. Urutan Wawancara sesuai dengan ketentuan dari yang pertama maju adalah?
    A. David, Edis, Bachtiar, Fikri, Cika, Andra
    B. Cika, Bachtiar, Fikri, Andra, Edis, David
    C. David, Edis, Fikri, Bachtiar, Cika, Andra
    D. Fikri, Bachtiar, Andra, Cika, Edis, David
    E. David, Edis, Bachtiar, Andra, Cika, Fikri 

  2. Jika David maju pertama dan Cika berada di urutan ke-4 maka pernyataan yang benar adalah?
    A. Bachtiar di urutan ke-3
    B. Andra di urutan ke-3
    C. Fikri di urutan ke-3
    D. Edis di urutan ke-3
    E. Tidak ada jawaban yang benar

  3. Yang mungkin di urutan ke-2 dan ke-4 adalah?
    A. Edis, Andra, Cika
    B. Bachtiar, Cika, Edis
    C. Fikri, Andra, Cika
    D. Bachtiar, David, Andra
    E. Andra, David, Cika

    HIMPUNAN DAN PELUANG
  4. Dari 40 siswa di kelas F, ada 20% yang hanya menyukai Bahasa Inggris, 15% hanya menyukai matematika, dan 2 siswa tidak menyukai keduanya. Berapakah yang menyukai Bahasa Inggris dan matematika?
    A. 12
    B. 16
    C. 24
    D. 26
    E. 28

  5. Dari 7 orang karyawan, akan dipilih pasangan untuk menghadiri sebuah rapat. Berapa banyak pasangan yang mungkin terjadi?
    A. 420
    B. 210
    C. 42
    D. 21
    E. 14

  6. Jika ada suatu pernyataan dengan bunyi sebagai berikut “Jika Bapak dosen datang maka semua mahasiswa senang gembira”, maka pernyataan yang paling mungkin bertentangan dengan pernyataan tersebut ialah . . .
    A. Jika Bapak dosen datang maka ada mahasiswa tidak senang.
    B. Bapak dosen datang dan semua mahasiswa senang gembira.
    C. Bapak dosen datang dan ada mahasiswa senang.
    D. Jika Bapak dosen tidak datang maka ada mahasiswa yang tidak senang.
    E. Bapak dosen datang dan ada mahasiswa yang tidak senang.

  7. Pernyataan “Jika aluminium adalah logam, maka aluminium adalah konduktor”, mempunyai bentuk lain jika kita konversikan dalam bentuk-bentuk logika matematika, di antaranya . . .
    A. Jika aluminium bukan konduktor, maka aluminium bukan logam.
    B. Jika aluminium adalah konduktor, maka aluminium adalah logam.
    C. Jika aluminium bukan logam, maka aluminium bukan konduktor.
    D. Jika aluminium adalah logam, maka aluminium bukan konduktor.
    E. Jika aluminium bukan logam, maka aluminium adalah konduktor.

  8.  Jika diketahui pernyataan sebagai berikut:
    P1 : Jika 5 x 5 = 25, maka 25 faktor dari 50
    P2 : Jika 25 faktor dari 50, maka 50 bilangan genap.
    Jika ditarik benang merah dari pernyataan diatas, sebagai berikut . . .
    A. Jika 5 x 5 = 25 maka 25 ganjil
    B. Jika 5 x 5 = 25 maka 25 faktor dari 50
    C. Jika 5 x 5 = 25 maka 50 genap
    D. Jika 25 faktor dari 50, maka 5 x 5 = 25
    E. Jika 25 faktor dari 50, maka genap

  9. Diketahui dialog diantara dua orang pemuda kritis kampus STAN:
    Almahdy: Bro, tahu tidak, Jika panen berhasil, maka kesejahteraan petani meningkat.
    Alhabsyi : Enggak broo, kesejahteraan petani tidak meningkat, faktanya.
    Almahdy : . . . . . .
    A. Panen tidak berhasil bro.
    B. Kesejahteraan petani meningkat bro.
    C. Panen berhasil bro.
    D. Kesejahteraan petani tidak meningkat dan berhasil bro.
    E. Jika kesejahteraan petani meningkat, maka panen berhasil bro.

  10.  “Jika x bilangan prima, maka  + 1 ≥ 5” merupakan pernyataan yang positif.
    Kontra dari pernyataan tersebut dapat diasumsikan dengan salah satu pernyataan di bawah ini, yakni
    A. Jika x² + 1 < 5, maka x bilangan prima.
    B. Jika x² + 1 ≤ 5, maka x bukan bilangan prima.
    C. Jika x² + 1 ≥ 5, maka x bilangan prima.
    D. Jika  + 1 ≤ 5, maka x bilangan prima.
    E. Jika  + 1 < 5, maka x bukan bilangan prima.

Kunci Jawaban dan Pembahasan

  1. -. Bachtiar harus maju setelah fitri Maka kita tulis saja dicoret-coretan (F-B) agar lebih mudah kita mengingatnya
    -. Andra maju setelah Cika 
    Maka kita tulis saja dicoret-coretan (C-A)
    -. 
    David harus maju pertama atau terakhir, Edis maju tepat sebelum atau sesudah David Berarti, jika david di urutan pertama edis berada diurutan kedua (D-E) dan jika David maju diurutan terakhir maka Edis berada diurutan 5 (E-D)
    Selanjutnya kita cari saja urutan yang sesuai dengan urutan tersebut Maka urutan yang benar adalah C, (D,E,F,B,C,A)
    Jawaban: C. David, Edis, Fikri, Bachtiar, Cika, Andra

  2. Urutan dasarnya sama seperti jawaban diatas D,E,F,B,C,A tapi kita rubah C keurutan ke 4
    Jadi D,E,...,C,...,...
    Di pernyataan tadi tidak ditekankan bahwa 
    Bachtiar tidak maju tepat setelah fitri, yang penting Fitra maju terlebih dahulu baru Bachtiar begitu juga Andre dan Cika. Jadi tidak masalah jika ada orang laing yang berada diantara mereka berdua Jadi jika Cika pindah ke urutan 4 maka Andra diurutan ke 5 atau ke 6 dan yang ada di depan cika atau urutan ke 3 adalah Fitri.
    Jadi urutan jika Cika pindah keurutan 4 adalah D,E,F,C,B,A atau D,E,F,C,A,B, jika sudah seperti ini kita tinggal menyesuaikan saja dengan jawabannya maka yang benar adalah Fikri di urutan ke-3
    Jawaban: C. Fikri di urutan ke-3

  3. Disini kita cari yang tidak bisa menempati urutan ke 2 dan ke 4 saja, karena lebih mudah. Jika kita perhatikan pernyataan-pernyataan tersebut yang tidak mungkin bisa diurutan ke 2 dan ke 4 adalah David dan Edis. Alasanya karena David hanya bisa berposisi pertama dan ke-6 sedangkan Edis hanya bisa berada diurutan ke 2 dan ke 5 tidak bisa diurutan ke 4 karena Edis hanya bisa tepat sebelum atau sesudah David dan David hanya bisa diurutan ke 1 dan ke 6.
    Jawaban: C. Fikri, Andra, Cika

  4. Didalam soal dijelaskan bahwa jumlah siswa di kelas F 40 orang, Diketahui 20% hanya menyukai bahasa inggris dan 15% hanya menyuukai bahasa inggris dan 2 siswa tidak menyukai keduanya. Maka jumlah siswa yang menyukai keduanya:
    = (40x65%) - 2
    = 26-2
    = 24
    Jawaban: C. 24

  5. 7!(72)!2!    
    7!5!2! 
    7×3    
    = 21
    Penjelasan:
    Untuk mencari jumlah pasangan yang bisa dipilih, kita menggunakan rumus
    n!(nX)!X!
    n yang dimaksud disini adalah jumlah karyawan, berarti n=7
    Sedangkan X yang dimaksud disni adalah jumlah orang yang dipilih, disoal dijelaskan bahwa akan memilih pasangan yang berarti 2 orang
    Jadi jika dimasukan kedalam rumus diatas:
    7!(72)!2!     ---> cara menghitung tanda seru adalah misal 7! = 7x6x5x4x3x2x1
    7×62×1     ---> disini sebenarnya perhitungannya adalah 7x6x5x4x3x2x1 hasildari7! dibagi dengan 5x4x3x2x1 hasildari5! dikali 2x1 (hasildari2!. Terus kenapa yang ditulis hanya 7x6/2x1? karena nilai 5x4x3x2x1 yang atas dibagi dengan 5x4x3x2x1 dan hasilnya sama dengan 1, jadi tidak perlu kita tulis.
    7×62×1     --->nilai 6 kita coret dengan nilai 2 =6/2
    7×3     ---> 3 adalah hasil dari 6/2 yang kita coret diatas
    = 21
    Sebenarnya selain cara diatas ada cara lain yang lebih mudah jika kita tidak hafal rumus yaitu dengan:
    = 6+5+4+3+2+1     ---> cara nya adalah dengan menjumlahkan angka dibawah jumlah yang akan dipilih secara berurut
    = 21
    Cara ini bisa kita gunakan hanya untuk mencari jumlah pasangan yang mungkin terjadi atau hanya untuk memilih 2 orang, jika disoal yang dicari 3,4, atau 5 orang dan seterusnya cara ini tidak bisa digunakan.
    Jawaban: D. 21

  6. Pernyataan yang bertentangan dengan pernyataan yang ada di soal adalah pernyataan pada jawaban E, kenapa? karena pernyataan yang ada disoal dapat kita simpulkan bahwa kehadiran dosen membuat semua mahasiswa senang, disini dijelaskan semua mahasiswa berarti tidak ada 1 pun mahasiswa yang tidak senang jika dosen hadir. Sedangkan pada pernyataan E dijelaskan bahwa kehadiran dosen membuat beberapa mahasiswa tidak senang.
    Jawaban: E. Bapak dosen datang dan ada mahasiswa yang tidak senang.

  7. konversi adalah kebalikan dari pernyataan implikasi tanpa merubah maknanya, misal jika kita belajar, maka kita akan pintar, bentuk konversinya jika kita ingin pintar, maka kita harus belajar. Berarti dari pernyataan pada soal no 7 bentuk konversinya adalah pernyataan B, karena pernyataan B tidak merubah makna, sedangkan pada pernyataan A dan C dijelaskan bahwa jika almunium bukan konduktor dan bukan logam, sedangkan pernyataan D dan E dijelaskan bahwa konduktor dan logam itu bertentangan.
    Jawaban: B. Jika aluminium adalah konduktor, maka aluminium adalah logam.

  8. Menurut KBBI benang merah adalah sesuatu yang menghubungkan beberapa hal (faktor) sehingga menjadi satu kesatuan. Maka kalimat yang menjadi kesatuan dari 2 pernyataan diatas adalah Jika 5 x 5 = 25 maka 50 genap
    Jawaban: C. Jika 5 x 5 = 25 maka 50 genap

  9. Dalam dialog pertama Almahdy dijelaskan bahwa kesejahteraan petani akan meningkat ketika panen berhasil. Jadi jika ternyata kesejahteraan petani tidak meningkat dipastikan panen tidak berhasil.
    Jawaban: A. Panen tidak berhasil bro.

  10. Maksud dari soal ini adalah mencari pernyataan yang bertentangan dengan pernyataan soal. Jadi jawabannya adalah E karena hanya pernyataan E yang terdapat pertentangan pada 2 kalimat pada pernyataan soal. yang dimaksud 2 kalimat dalam pernyataan soal"
    P1: Jika x bilangan prima
    P2: maka  + 1 ≥ 5
    Jawaban: E. Jika  + 1 < 5, maka x bukan bilangan prima.

Contoh soal dan pembahasan SKD 1

Contoh soal dan pembahasan SKD 2


tes, skd, seleksi kompetensi dasar, cpns, calon pegawai negeri sipil, kedinasan, sekolah dinas, skd cpns, skd kedinasan, skd sekolah dinas,  tes skd cpns, tes skd sekdin, tes skd sekolah dinas, tes skd kemenkumham, tes skd kemenhub, tes skd stan, tes skd stin, tes skd penjaga tahanan, tes skd polsuspas, tes skd stmkg, tes skd stis, tes skd poltekssn, tes skd ipdn, tes skd dephub, tes skd poltekip

Komentar