Contoh soal dan pembahasan SKD (Sinonim, Antonim, Analogi, Bilangan dan pecahan) part 4

 Soal dan Pembahasan SKD CPNS dan DIKDIN


Soal 

       SINONIM

  1. AKSELERASI =
    A. Kecepatan
    B. Percepatan
    C. Cepat
    D. Perpaduan
    E. Keharmonisan

  2. HETEROGEN =
    A. Perkawinan
    B. Persamaan
    C. Poligami
    D. Beraneka ragam 
    E. Homogen

    ANTONIM
  3. KAPABEL ><
    A. Rajin
    B. Mahir
    C. Bodoh 
    D. Ceroboh
    E. Pandai

  4. PERLOP ><
    A. Absen
    B. Datang
    C. Masuk
    D. Pulang
    E. Kerja

    ANALOGI
  5. DOSEN : MAHASISWA =
    A. Siswa : Guru
    B. Kepsek : Murid
    C. Dokter : Pasien
    D. Jaksa : Terdakwa x
    E. Polisi : Maling

  6. SAYUR : MAYUR =
    A. Hiruk : Pikuk
    B. Sorak : Sorak
    C. Naik : Turun
    D. Hijau : Ranum
    E. Gelap : Gurita

    BILANGAN DAN PECAHAN 
  7. Bilangan kelipatan 3 dan bukan kelipatan 4 antara 40 dan 70 adalah
    A. 44, 48, 52, 56, 60,68
    B. 44, 52, 64, 68
    C. 42, 45, 51, 54, 57, 63, 66, 69
    D. 42, 45, 51, 54
    E. 42, 45, 51

  8. Bakrie memiliki sebidang tanah, 2/5 bagian dari tanah yang dimilikinya dia bangun menjadi gudang, 1/4 nya dia jadikan kolam renang dan 2/3 dari sisanya dijadikan pekarangan gudang. Jika luas pekarangan gudang Bakrie 112 m2 , berapa m2 luas tanah bakrie seluruhnya ?
    A. 280
    B. 320
    C. 336
    D. 450
    E. 480

  9. Banyaknya bilangan antara 2000 dan 6000 yang dapat disusun dari angka 0,1,2,3,4,5,6,7, dan tidak ada angka yang sama adalah
    A. 1680
    B. 1840
    C. 360
    D. 720
    E. 840

  10. Banyak garis yang dapat dibuat dari 8 titik yang tersedia, dengan tidak ada 3 titik yang segaris adalah . . .
    A. 336
    B. 240
    C. 120
    D. 42
    E. 28

Kunci Jawaban dan Pembahasan

  1. Menurut KBBI Akselerasi memiliki arti proses mempercepat; peningkatan kecepatan; percepatan; laju perubahan kecepatan
    Jawaban: B. Percepatan

  2. Menurut KBBI Heterogen memiliki arti terdiri atas berbagai unsur yang berbeda sifat atau berlainan jenis; beraneka ragam;
    Jawaban: D. Beraneka ragam

  3. Menurut KBBI kapabel memiliki arti mampu; cakap; pandai; sanggup: dan lawan kata dari cakap dan pandai adalah bodoh, karena menurut KBBI bodoh berarti tidak lekas mengerti; tidak mudah tahu atau tidak dapat (mengerjakan dan sebagainya): 
    Jawaban: C. Bodoh

  4. Perlop dalam KBBI berarti cuti (izin tidak bekerja dalam beberapa hari untuk beristirahat atau karena sakit dan sebagainya)
    Jawaban: E. Kerja

  5. Sandal merupakan salah satu alat yang digunakan untuk membantu manusia jalan, hal ini sama dengan Sendok yang merupakan salah satu alat yang digunakan untuk membantu manusia makan.
    Jawaban: D. Sendok : Makan

  6. Sayur mayur adalah kata ulang, sama halnya dengan Hiruk Pikuk.
    Kata ulang adalah bentuk kata yang diperoleh melalui proses reduplikasi atau pengulangan, baik secara keseluruhan, sebagian, maupun perubahan. Kata berulang atau reduplikasi adalah pengulangan satuan gramatik, baik seluruhnya maupun sebagiannya, baik dengan variasi fonem maupun tidak. Pengulangan dapat dilakukan terhadap kata dasar, kata berimbuhan, maupun kata gabung.
    Jawaban: A. Hiruk : Pikuk

  7. Bilangan kelipatan 3 antara 40 dan 70 adalah 42, 45, 48, 51, 54, 57, 60, 63, 66, dan 69
    Sedangkan bilangan kelipatan 3 antara 40 dan 70 adalah 44, 48, 52, 56, 60, 64, dan 68 Jadi kita tinggal memlih angka yang termasuk kelipatan 3 tetapi bukan termasuk kelipatan 4 diatas
    kelipatan 3= 42, 45, 48, 51, 54, 57, 60, 63, 66, 69
    kelipatan 4= 44, 48, 52, 56, 60, 64, 68
    jadi = 42, 45, 51, 54, 57, 63, 66, 69
    Jawaban : C. 42, 45, 51, 54, 57, 63, 66, 69

  8. Yang pertama harus kita cari adalah sisa tanah setelah di bangun menjadi gudang dan kolam renang, dengan cara pengurangan dan penjumlahan pecahan:
    1 - 2/5 + 1/4     ---> 1 adalah jumlah tanah seluruhnya dalam bentuk pecahan, 2/5 adalah gudang, 1/4 adalah kolam renang. Untuk menghitungnya kita sama kan terlebih dahulu penyebutnya (yang bawah) dengan mencari angka yang sama-sama bisa dibagi penyebut(5 dan 4) agar lebih mudah 2 angka tersebut kita kali saja = 5x4 = 20; Jika penyebutnya sudah diketahui sekarang kita mencari nlai pembilangnya dengan cara nilai yang kita cari tadi (20) kita bagi dengan penyebut sebelumnya lalu kita kali dengan pembilangnya.
    1 = 20/20, kenapa nilai 1 menjadi 20/20,
    2/5 = (20/5) x 2 = 4 x 2 = 8 jadi 2/5 = 8/20,
    1/4 = (20/4) x 1 = 5 x 1 = 5 jadi 1/4 = 5/20.
    jika sudah kita masukan ke perhitungan tadi
    = 1 - 2/5 + 1/4
    = 20/20 - 8/20 + 5/20      ---> untuk mencari jawabannya kita hanya perlu menghitung pembilangnya saja(yang atas)
    = 20-8+5/20
    = 7/20
    jika sudah ketemu sisa dari tanah setelah digunakan untuk gudang dan kolam renang. Kita cari dulu berapa bagian yang digunakan untuk pekarangan, menghitung perkalian pecahan berbeda dengan penjumlahan/pengurangan pecahan. Kita tidak perlu mencari penyebut dan untuk menghitungnya penyebut dan pembilang sama-sama kita hitung
    Pekarangan = 2/3 dari sisanya, diketahui sisanya 7/20
    = 2/3 x 7/20     ---> kita coret angka 2 dan angka 20 menjadi
    = 1/3 x 7/10
    = 7/30
    Diketahui ukuran pekarangan adalah 112, jadi
    112 = 7/30X     ---> X yang dimaksud adalah total tanah keseluruhan, kemudian kita pindah ruas 7/30 nya ke 112 dan berubah menjadi 30/7
    112 x 30/7 = X 
    3360/7 = X
    480 m² = X
    Jawaban: B. –50

  9. Angka antara 2000 dan 4000 adalah ribuan, dan yang membentuk tersebut terbagi dari ribuan, ratusan, puluhan dan satuan.
    Untuk ribuan dari 2000 dan 6000 terdapat angka 2, 3, 4, dan 5, Maksudnya 2000, 3000, 4000, dan 5000;
    Untuk ratusan terdapat 7 pilihan     --->  kenapa 7 pilihan karena dalam soal angka yang bisa dipilih adalah 8 (0,1,2,3,4,5,6,7) dan yang bisa kita pilih adalah 7 huruf untuk menghindari angka yang sama dengan yang dipakai di Ribuan;
    Untuk puluhan terdapat 6 pilihan     ---> sama seperti diatas pilihan disoal terdapat 8 pilihan, dan untuk menghindari kesamaan dengan ribuan dan ratusan jadi dikurangi 2;
    Untuk satuan terdapat 5 pilihan     ---> caranya sama seperti diatas
    = (ribuan × ratuasn × puluhan × satuan) bilangan
    = (4 × 7 × 6 × 5) bilangan
    = 840 bilangan
    Jawaban: E. 840 

  10. Untuk mencari jumlah pasangan yang bisa dipilih, kita menggunakan rumus
    n!(nX)!X!
    n yang dimaksud disini adalah jumlah titik, berarti n=8
    Sedangkan X yang dimaksud disni adalah jumlah titik yang bisa di bentuk garis, disoal dijelaskan bahwa "tidak ada 3 titik yang segaris" yang berarti 2
    Jadi jika dimasukan kedalam rumus diatas:
    7!(72)!2!     ---> cara menghitung tanda seru adalah misal 8! = 8 x 7 x 6 x 5 x 4 x 3 x 2 x 1
    = 7!5!2! 
    = 7×62×1     ---> disini sebenarnya perhitungannya adalah 8 x 7 x 6 x5 x 4 x 3 x 2 x 1 hasildari7!) dibagi dengan 6 x 5 x 4 x 3 x 2 x 1 (hasildari5! dikali 2x1 (hasildari2!. Terus kenapa yang ditulis hanya 8 x 7 x 6 / 2 x 1? karena nilai 6 x 5 x 4 x 3 x 2 x 1 yang atas dibagi dengan 6 x 5 x 4 x 3 x 2 x 1 dan hasilnya sama dengan 1, jadi tidak perlu kita tulis.
    = 7×62×1     --->nilai 8 kita coret dengan nilai 2 =8/2
    7×3     ---> 4 adalah hasil dari 8/2 yang kita coret diatas
    = 28
    Sebenarnya selain cara diatas ada cara lain yang lebih mudah jika kita tidak hafal rumus yaitu dengan:
    = 7+6+5+4+3+2+1     ---> cara nya adalah dengan menjumlahkan angka dibawah jumlah yang akan dipilih secara berurut
    = 28
    Cara ini bisa kita gunakan hanya untuk mencari jumlah pasangan yang mungkin terjadi atau hanya untuk memilih 2, jika disoal yang dicari 3,4, atau 5 orang dan seterusnya cara ini tidak bisa digunakan.
    Jawaban: E. 28
tes, skd, seleksi kompetensi dasar, cpns, calon pegawai negeri sipil, kedinasan, sekolah dinas, skd cpns, skd kedinasan, skd sekolah dinas,  tes skd cpns, tes skd sekdin, tes skd sekolah dinas, tes skd kemenkumham, tes skd kemenhub, tes skd stan, tes skd stin, tes skd penjaga tahanan, tes skd polsuspas, tes skd stmkg, tes skd stis, tes skd poltekssn, tes skd ipdn, tes skd dephub, tes skd poltekip

Komentar