Indonesia Akan Segera Kedatangan Taksi Terbang

Prestige Image Motorcars dikenal sebagai importir umum yang khusus menjual mobil-mobil mewah. Mulai dari Ferrari, Lamborghini, Porsche, serta mobil-mobil supercar lainnya, bahkan kini Prestige images motorcycle membawa mobil listrik tesla juga ke Indonesia. Perusahaan Prestige Motorcars sendiri berdiri ditahun 2013 dipimpin oleh Rudy Salim. Sebagai perushaan importir umum, awalnya Prestige Motorcars hanya membawa mobil-mobil supercar saja, setahun kemudian Prestige Motocars juga membawa mobil listrik ke Indonesia.
Dan pada tahun 2021 ini Prestige Image Motorcars lebih fokus menjual mobil listrik tetapi tetap menjual mobil-mobil Supercar.
Pada saat peresmian kantor PP IMI 10 september 2021 di komplek GBK, senayan, Jakarta. Bertepatan dengan acara tersebut Prestige Image Motorcars memperkenalkan EHang 216, sebuah drone berpenumpang atau dikenal taksi terbang.
Sebenarnya EHang 216 sudah diperkenalkan pada IIMS 2021 lalu, tapi sayang pada satat IIMS itu unitnya masih belum ada.
EHang 216 sendiri memiliki spesifikasi baling-baling 16 dengan 8 lengan yang bisa dilipat agar bisa mudah diparkirkan, karena jika tidak bisa dilipat pasti bakal memenuhi tempat sedangkan jika dilipat EHang 216 ini hanya membutuhkan area parkir 5 meter persegi. EHang 216 memiliki tinggi 1,77 meter dan lebar 5,61 meter.
EHang 216 ini menggunakan 100% tenaga listrik, dari mesin listriknya itu EHang 216 ini mampu membawa beban 220kg dengan kecepatan maksimal 130kpj dan mampu terbang dengan ketinggian 3000 meter. Karena EHang 216 ini sebenarnya sama saja dengan drone pada umumnya hanya saja memiliki ukuran yang sangat besar, jadi EHang 216 ini tetap menggunakan jaringan 4G dan 5G sebagai penghubung dengan pusat kendalinya.
Dikutip dari laman kompas, menurut Rudy Salim, selaku Presiden Direktur Prestige Image Motocars EHang 216 ini akan secepatnya dipasarkan, tapi saat ini masih tahap lulus uji regulasi di Departemen Perhubungan.
"Sebetulnya kita sudah mau jual. Tapi kalau kita jual tapi perizinannya belum selesai kan percuma, kita akan ikuti perizinan dan regulasi yang ada di Indonesia sesuai dengan proses dan prosedur yang berlaku. Setelah itu keluar kita siap,"

Komentar